Kecamatan Ciambar adalah salah satu dari 47 kecamatan di Kab Sukabumi, memiliki potensi luar biasa dengan keberagaman geografis dan potensi wisata unggulan. Dilalui jalur strategis antara Sukabumi dan Jakarta, kecamatan ini menjadi destinasi yang menjanjikan.
Dengan jumlah penduduk mencapai 42.241 jiwa pada Juni 2021, Kecamatan Ciambar memiliki laki-laki sebanyak 21.784 jiwa dan perempuan 20.457 jiwa, yang tersebar dalam 13.495 kepala keluarga.
Camat Ciambar Riny Zuraidah Zakhroh, mengatakan, mayoritas penduduk memeluk agama Islam sebanyak 99,90 persen, dengan sebagian besar mata pencaharian di sektor pertanian.
“Karena berada di sektor pertanian, menariknya, bukan hanya menawarkan pesona alamnya, tetapi juga memiliki potensi wisata yang menarik, terutama Curug Luhur yang terletak di Desa Ginanjar,”
Selain itu, lanjut Riny, kegiatan budaya dan ekonomi masyarakat yang berkembang menciptakan sinergitas yang kondusif.
Menurut Riny, Kecamatan Ciambar juga menjadi tempat bagi banyak Pondok Pesantren, mencerminkan keragaman budaya dan kuatnya pendidikan agama di wilayah tersebut. Selain itu, terdapat juga destinasi wisata religi, yakni Darul Habib, Makam Kasepuhan dan Curug Luhur.
“Selain itu, keberadaan kantor pemerintahan dan lembaga pendukung seperti Koramil, Polsek, dan kantor-kantor urusan agama mengindikasikan pemberdayaan administratif yang kuat,” jelasnya.
Pentingnya partisipasi politik juga terlihat dalam keberagaman partai politik yang ada di Kecamatan Ciambar, seperti Golkar, PPP, Demokrat, Gerindra, Hanura, PKS, Demokrasi Pembaruan, PDIP dan PAN. Rini menegaskan bahwa partai politik merupakan aset penting untuk memajukan dan mengembangkan kecamatan.
“Dengan potensi yang dimiliki, Kecamatan Ciambar bukan hanya menjadi potret keindahan alam, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi, budaya, dan politik yang beragam. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, diharapkan potensi ini dapat terus berkembang, memberikan manfaat bagi seluruh komunitas di wilayah ini,”pungkasnya.











