Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sukabumi. Dua desa unggulan, yaitu Desa Purwasari Kecamatan Cicurug dan Desa Kalapanunggal Kecamatan Kalapanunggal, resmi terpilih menjadi bagian dari program prioritas nasional “Desa Berdampak” Tahun 2026 yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kedua desa tersebut selanjutnya diproyeksikan sebagai percontohan pengembangan desa berbasis konsep Smart Village atau desa cerdas di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Saat ini, pelaksanaan program telah memasuki tahap penelitian mendalam dan wawancara verifikasi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, melibatkan tim penilai dari Kemendagri yang berkolaborasi dengan para akademisi dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi, menganalisis tata kelola, serta merancang strategi pengembangan yang tepat sasaran bagi kedua desa terpilih.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terpilihnya dua desa tersebut dari total 381 desa yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, pencapaian ini merupakan kebanggaan sekaligus menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan inovasi pelayanan dan pembangunan desa yang lebih maju.













